Abstrak
Peraturan Menaker Nomor 6 Tahun 2016

Admin 8 Maret 2016
Katalog   Full Text

PEKERJA/BURUH - PERUSAHAAN – TUNJANGAN HARI RAYA

2016

PERMENAKER NO.6 Tahun 2016, LL NAKER 2016 : 8 Hlm; BN NAKER TH, 2016 No.375


Peraturan Menteri Ketenagakerjaan TENTANG Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/buruh Di Perusahaan



ABSTRAK :   - Untuk melaksanakan ketentuan Pasal 7 ayat (3) PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, perlu menetapkan Peraturan Menteri tentang tunjangan hari raya keagamaan bagi pekerja/buruh di Perusahaan;
    - Dasar Hukum Peraturan Menteri ini adalah : UU No. 3 Tahun 1951; UU No.13 Tahun 2003; PP No. 78 Tahun 2015; PERPRES No. 18 Tahun 2015; PERMENAKER No. 8 Tahun 2015
    - Dalam Peraturan Menteri ini diatur tentang : Tunjangan hari raya (THR) Keagamaan yang wajib dibayarkan sebagai pendapatan non upah seperti Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Natal, Hari Raya Nyepi, Hari Raya Waisak, dan Hari Raya Imlek. Pengusaha wajib memberikan THR bagi pekerja/buruh yang sudah mempunyai kerja 1 (satu) bulan secara terus menerus atau lebih; besaran dan tata cara pemberian THR Keagamaan diatur dalam Pasal 2 ayat (1) Peraturan adalah diberikan satu kali dalam satun tahun sesuai dengan Hari Raya Keagamaan masing-masing pekerja/buruh; pekerja/buruh yang berdasarkan perjanjian kerja dan mengalami pemutusan hubungan kerja 30 hari sebelum Hari Raya Keagamaan berhak mendapat THR Keagamaan begitu juga pekerja/ buruh yang dipi8ndahkan ke perusahaan lain. Apabila Pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan akan dikenakan denda dan sanksi administratif; pelaksanaan peraturan menteri ini dilakukan oleh pengawas ketenagakerjaan.
CATATAN :  - Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan, 8 Maret 2016.