Konvensi ILO No.144 Tentang Konsultasi Tripartit Untuk Meningkatkan Pelaksanaan Standar Ketenagakerjaan International.



Lahirnya perangkat (Instrumen) standar ketenagakerjaan international yang berupa konvensi ILO No.144 tentang Konsultasi Tripartit tidak bisa terlepas dari latar belakang sejarah berdirinya ILO.

Sejak awal peran utama ILO adalah mengupayakan kerjasama antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk mewujudkan keadilan sosial. Pada konfrensi perdamaian tahun 1919 komisi perundang-undangan perburuhan international dibentuk dan diberi tugas untuk menyusun mekanisme kelembagaan untuk mewadahi kerjasama tersebut. Hasilnya adalah ditetapkannya suatu kelembagaan yang berupa organisasi ketenagakerjaan/perburuhan internasional (yang sekarang dikenal dengan nama International Labour Organisation atau ILO) dalam bab XIII perjanjian versalles liga bangsa-bangsa.

 

Dengan adanya struktur tripartit di ILO, maka pada setiap konfrensi Umum organisasi tersebut masing-masing negara anggota di wakil oleh unsur tripartit negara yang bersangkutan.

Hal penting yang perlu dicatat disini adalah adanya suatu keinginan dan tujuan untuk menjamin hak pekerja dan pengusaha di dalam memperoleh kesempatan untuk ikut serta berpartisipasi secara aktif dan bekerjasama dengan pemerintah di dalam tahap-thap kegiatan :

-    Penetapan standar internasional (Konvensi dan Rekomendasi ILO)

-    Penetapan agenda konfrensi; dan

-    Pengawasan Pelaksanaan standar

 

Kerjasama tripartit lebih lanjut dikukuhkan dalam deklasi ILO pada konfrensi perburuhan internasional tahun 1994 di philadelphia yang menyatakan antara lain bahwa kerjasama tripartit merupakan :

….(selengkapnya)

 

Artikel Lainnya

» Lihat Semua Berita